.comment-link {margin-left:.6em;}

read my lips ...

Thursday, November 15, 2007

MUSIM HUJAN BAGI ORGAN TUBUH AGENT 123

Musim hujan ini, kami agent call center 123 terpaksa harus menghadapi tantangan berat dalam tugas kami sebagai penyambung lidah perusahaan negara yang kami wakili ( atau yang lebih tepatnya, yang menggaji kami :D ).
Seperti sudah diketahui, musim hujan mendatangkan gangguan yang intensitasnya makin meningkat atas layanan publik yang dilakukan perusahaan negara ini. Gangguan yang meningkat itu membuat telpon masuk dari pelanggan makin bertubi-tubi, yang 90 % berisi keluhan, celaan, makian, bahkan ancaman, atas masih buruknya pelayanan yang dilakukan perusahaan negara ini ( 5 % lain terdiri dari info tagihan, pasang baru, tambah daya, dan anak-anak kecil yang bermain telpon, atau orang dewasa yang tidak jelas dan tidak diketahui motifnya saat menghubungi nomor 123 ) dan membuat beberapa organ tubuh kami harus bekerja lebih keras. Mulut kami harus mengeluarkan rangkaian kata yang lebih banyak dalam menjawab telpon dari pelanggan. Akibatnya, bibir kami menjadi kering, terkadang sampai mengelupas, pecah-pecah dan perih. Minum lebih banyak air, dan memakai pelembab bibir menjadi satu keharusan. Telinga kami harus "sabar" mendengar keluhan, celaan, makian, juga ancaman yang disampaikan pelanggan, yang berbeda-beda karakter, tingkat pendidikan, serta volume suara. Penurunan kemampuan pendengaran tak ayal lagi terjadi, meski secara bertahap. Tangan kami harus mengangkat dan menaruh kembali gagang telpon berulangkali ( awalnya memang kami memakai headset, namun meski harganya lebih mahal, headset lebih rawan kerusakan dibandingkan dengan telpon model konvensional ) dalam interval waktu yang seringkali sangat singkat, kurang dari 1 detik, mendatangkan rasa pegal, juga di jari-jari tangan kami yang harus mengetik laporan lebih banyak, dan dengan lebih cepat, untuk disampaikan ke unit-unit gangguan yang bersangkutan. Mata kami harus mencari-cari dalam daftar laporan yang demikian panjang di layar monitor komputer, daerah mana saja yang sudah atau belum diterima laporannya. Akibatnya, mata menjadi terasa pedas, kepala pun berdenyut pusing, dan jumlah agent yang memakai kacamata pun meningkat dari tahun ke tahun :D .
Maka, saat jam kerja kami berakhir, perasaan kelegaan luar biasa pun datang :D . Ketegangan dan emosi yang kami tahan selama beberapa jam pun hilang ( Ageeent jugaaa manusiaaaa ... punyaaa rasaaa punya hati ... Meski tak jarang makian bahkan ancaman yang telinga kami dengar membuat emosi kami hampir meluap, namun sebagai agent profesional kami mampu menahan diri untuk tidak membalas makian-makian tersebut. Karena resikonya adalah di SP, atau bahkan PHK :D ).
Jadi, siapa bilang pekerjaan kami mudah ?

1 Comments:

At 28 November, 2007 03:54, Blogger imgar said...

aku koq belom pernah komplen dan nelfon 123 ya..? :p

 

Post a Comment

<< Home